d.i.m.e.n.s.i

Dimensi ini akan terus merasuk jiwa

Ketika kau tak melawannya

Cintaku semu

Karna bukan waktunya

Cinta ku rindu

Karna bukan saatnya

Ah… marah kah kau rasa

Aku bukan milikmu

Sadarkah

Berat ku kata

Ah… kau bukan relungku

Aku mau tapi tak dimulut

Di hati

Hanya ingin menahan

Menunda sampai tepat waktu

Ku tak bisa tanpa ridoNYA

Mengumbar kata nista

Hanya untuk nafsu semata

Ku tak buta

Ku tau aturannya

Ku tak ingin membohongi

Yang tak ingin dibohongi

Ku kira kau akan berusaha merubahnya

Ah… ternyata kau hanya mencoba

Pilu

Ketika kau hanya bermain

Main-main

Kalau untung dapat

Kalau rugi cari yang lain

Hey…

Aku bukan mainanmu

Kau ingin bermain?

Carilah mainan yang ingin kau permainkah

Ah…

Salah

Seharusnya tak ku buka hatiku barang secenti

Bahaya…

Karna nyatanya

Ku termakan jebakan

Jebakan buah fikiran

Sesal

Tapi lebur

Karna batu tak akan kokoh ketika menjadi debu

Hanya tertiup terbang melayang menembus udara

Diterpa angin

Ku ingin kau kembali kemballi dengan budimu

Tapi mungkin memang bukan jalanku dan jalanmu

Hingga terpisah

Tak ada titik

2 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s